MIN 3 Kota Banda Aceh Berkompetisi di Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)

Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) kembali diadakan mulai dari Tanggal (9 September 2025). MIN 3 Kota Banda Aceh turut mengirim peserta di ajang tahunan bergengsi ini baik di bidang Sains maupun Matematika pada hari ini, Rabu (10 September 2025) di MTsN 1 Banda Aceh. Sebelumnya, peserta didik yang mewakili MIN 3 Kota Banda Aceh telah dibimbing dengan persiapan yang matang oleh Nurul Mawaddah SPd MPd guru bidang Sains, Maizatul Akmal SPdI dan Farhatun Naura SPd guru bidang Matematika. Para peserta didik sangat antusias melaksanakan kesiapan uji coba ujian OMI yang menggunakan sistem Computer Base Test (CBT) pada Minggu (7 September 2025).

Olimpiade di tingkat Kabupaten/Kota ini turut diikuti oleh seluruh peserta dari semua madrasah di Kota Banda Aceh. Bidang Sains dimulai pada sesi pertama pukul 10:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB diwakili oleh Asraf Zahirul Ubaid, Syanala Kania Salsabila dan Syadza Nadhifa. Sedangkan untuk bidang matematika pada sesi kedua pukul 15:30 WIB sampai dengan 17:30 WIB diwakilkan oleh Rara Humaira, Qaifun Attar Al Ghifari dan Qaireen Azalea Delisha. Seleksi berlangsung aman dan kondusif.

MIN 3 Kota Banda Aceh mendukung suksesnya pelaksanaan OMI 2025. “Harapan besar kepada peserta didik MIN 3 Kota Banda Aceh agar dapat membawa harum nama madrasah baik di tingkat Kab/Kota hingga tingkat Nasional”. Ujar Nurul. []

 

MIN 3 Kota Banda Aceh Lakukan Simulasi ANBK

MIN 3 Kota Banda Aceh hari ini, Rabu (10 September 2025) mengikuti kegiatan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dengan menggunakan data DAMI (data awal) untuk membiasakan peserta didik dengan format ujian dan untuk mengecek kesiapan teknis agar tidak terkendala pada pelaksanaan ANBK mendatang. Asesmen ini dilakukan di MIN 3 Kota Banda Aceh dan diikuti oleh 30 orang peserta didik. Kegiatan yang dilakukan di kelas digital ini berlangsung aman dan kondusif.

Sebelumnya, peserta didik telah diberikan pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai literasi, numerasi, dan karakter yang menjadi aspek asesmen. ANBK merupakan cara pemerintah pusat memahami, menganalisis, dan menilai satuan pendidikan sudah berjalan sesuai dengan aspek input (bagaimana pendidikan diisi oleh tenaga pendidik), proses (bagaimana peserta didik memproses informasi dari guru), dan output (bagaimana hasil dari proses yg telah dilalui oleh peserta didik).

MIN 3 Kota Banda Aceh turut memberikan bimbingan rutin kepada peserta didik sebelum melakukan ANBK. Beberapa pembimbing antara lain Anisah SPd selaku pembimbing literasi, Farhatun Naura SPd selaku pembimbing numerasi dan Ardianti SHI selaku pembimbing karakter. “Harapan kita semua kegiatan berjalan lancar guna membawa hasil terbaik untuk madrasah kita”. Ujar Anisah

ANBK yang akan diadakan pada tanggal (24-25 September 2025 )merupakan asesmen resmi dari pusat, untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Peserta asesmen merupakan pilihan dari pusat untuk menilai pemerataan pendidikan dan pengetahuan peserta didik dengan metode pemilihan secara Random Purposis Sampling (RPS). Peserta ANBK wajib dari kelas V. []